Pengaruh Kepadatan Dan Kadar Air Tanah Pasir Terhadap Nilai Resistivitas Pada Model Fisik Dengan Metode Geolistrik

Eko Andi Suryo, Suroso Suroso, Yulvi Zaika, M. Ato’urrahman

Abstract


Untuk mencegah terjadinya bahaya kelongsoran, hal pertama yang harus dilakukan adalah penyelidikan tanah untuk mengetahui kondisi terkini dari stabilitas lereng. Bore-hole drilling adalah metode yang sering digunakan untuk mengetahui lapisan tanah. Karena metode bore hole drilling yang destructive terhadap struktur tanah, maka perlu alternatif metode non-destructive yang bisa dipakai di lereng kritis. Metode aplikasi geofisika, seperti geolistrik atau Electrical Resistivity Tomograpy (ERT) dapat diterapkan pada penyelidikan tanah lereng kritis. Penerapan metode Geolistrik ini memiliki keunggulan yaitu durasi waktu pelaksanaan yang lebih singkat serta biaya yang lebih murah. Hasil dari aplikasi ERT selanjutnya perlu diverifikasi dengan parameter tanah yang diperoleh dari tes tanah di laboratorium sesuai dengan standard yang berlaku. Peneliti ingin menyelidiki pengaruh variasi kepadatan dan kadar air tanah pasir terhadap hasil dari aplikasi Geolistrik. Seperti diketahui semakin padat tanah maka kekuatan geser tanah tersebut akan meningkat, sehingga perlu pembuatan model fisik dengan variasi kepadatan tanah dan kadar air. Kemudian dilakukan penyelidikan geolistrik untuk mendeteksi besarnya resistivitas tanah pada model fisik tersebut. Kemudian, hasil penelitian dianalisis dan dilihat bagaimana hubungan antara kepadatan dan kadar air dengan nilai resistivitas tanah pasir.

Kata Kunci : Electrical Resistivity Tomography, ERT, stabilitas lereng


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.02

Refbacks

  • There are currently no refbacks.