Perbaikan Kolom Beton Bertulang Menggunakan Concrete Jacketing dengan Prosentase Beban Runtuh yang Bervariasi

Arifi Soenaryo, Mohammad Taufik Hidayat, Hendra Siswanto

Abstract


Teknik perbaikan beton bertulang semakin berkembang pesat seiring dengan kemajuan jaman, tidak hanya material yang digunakan namun perkuatan strukturpun mengalami berbagai macam perkembangan yang luar biasa terutama dalam hal inovasi baru, yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh kita. Salah satu dari sekian banyak metode perkuatan struktur adalah perkuatan dengan Concrete Jacketing.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kapasitas maksimum kolom beton bertulang setelah diadakan perbaikan dengan Concrete Jacketing sebagai salah satu metode perkuatan struktur yang ada.

Persentase pembebanan yang diberikan sebelum diperbaiki dengan Concrete Jacketing adalah 65%, 75% dan 85% dari beban runtuh dan pengujian dilakukan pada saat kolom beton bertulang berumur 28 hari. Mutu beton yang digunakan pada kolom eksisting 265,589 kg/cm2 dengan rasio penulangan 2,1904%, sedangkan pada jacket 267,804 kg/cm2 dengan rasio penulangan 1,71% . Dalam analisa mencari kapasitas kolom setelah Jacketing, mutu beton dianggap sama 267,804 kg/cm2 sesuai dengan batasan masalah yang kita buat, campuran beton yang digunakan 1 : 2.07 : 1.53 dengan faktor air semen 0,48. Benda uji berjumlah 12 buah dengan dimensi eksisting 10x10x60, pada saat Jacketing 16x16x60 dengan 4 perlakuan berdasar variasi pembebanan.

Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa variasi persentase pembebanan berpengaruh terhadap kapasitas kolom beton bertulang dalam menerima beban. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa yang paling efektif dilakukan perbaikan dengan menggunakan Concrete Jacketing adalah pada pembebanan 75% dari beban runtuh, karena menunjukkan peningkatan yang paling besar.

 


Keywords


perbaikan beton bertulang; Concrete Jacketing; beban runtuh

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.