Studi Eksperimental Dan Numerikal Balok Laminasi Glulam Berpenampang I Pratekan

Anita Wijaya

Abstract


Dalam konstruksi kayu, teknologi yang sedang dikembangkan yakni balok laminasi kayu dengan gaya pratekan. Tujuan pemberian gaya pratekan untuk meningkatkan kapasitas lentur tarik pada balok kayu. Dalam studi eksperimental digunakan adalah kayu Albasia berpenampang I dan 2 buah tulangan besi polos sebagai penyalur gaya pratekan. Ada dua jenis pengujian yang dilakukan yakni uji non-destruktif dan uji destruktif. Uji non-destruktif dilakukan dengan pemberian beban statik bertahap dan getaran bebas dengan tujuan untuk mendapatkan faktor kelakuan, periode getaran, dan frekuensi alami balok. Uji destruktif bertujuan untuk mengetahui daktilitas, gaktor koreksi kekakuan, momen proporsional, dan momen maksimum. Nilai daktilitas rata-rata balok adalah 3.195. Terjadi peningkatan sebesar 10% pada beban maksimum yang dapat dipikul oleh balok setelah diberi gaya pratekan. Berdasarkan studi numerikal, kayu mengalami kelelehan saat mencapai gaya sebesar 17 kN. Dengan pemberian gaya pratekan yang semakin besar meningkatkan kuat lentur balok serta lendutan yang terjadi, selain itu ada pula peningkatan chamber pada balok kayu pratekan.

 


Keywords


kayu laminasi; balok pratekan; faktor koreksi kekakuan; kuat lentur; daktilitas

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.