Perbaikan Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Serbuk Gypsum Dan Abu Sekam Padi Untuk Mengurangi Kerusakan Stuktur Perkerasan

Authors

  • Febra Ndaru W. Program Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Eko Andi S. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Yulvi Zaika Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • As'ad Munawir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Arief Rachmansyah Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Keywords:

serbuk gypsum, abu sekam padi, zat aditif, stabilitas tanah, CBR

Abstract

Stabilitas tanah merupakan suatu usaha untuk meningkatkan sifat-sifat dan kekuatan tanah. Salah satu upaya stabilisasi tanah adalah dengan penggunaan zat aditif. Zat aditif yang sering digunakan adalah abu terbang (fly ash), semen, kapur, serbuk gypsum, dan abu sekam padi. Zat aditif merupakan suatu zat yang ditambahkan pada suatu campuran tertentu untuk meningkatkan daya guna suatu bahan. Dan zat aditif yang digunakan pada penelitian kali ini adalah memakai abu sekam padi (rice husk ash), dan serbuk gypsum. Penelitian akan difokuskan pada daya dukung lempung ekspansif Bojonegoro dengan pencampuran serbuk gypsum dan abu sekam padi menggunakan uji swelling dan CBR (California Bearing Ratio). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Nilai CBR Unsoaked tanpa curing yang didapatkan untuk tanah dengan penambahan bahan campuran mengalami kenaikan dibandingkan dengan CBR tanah asli. Peningkatan nilai CBR paling optimum didapatkan pada kondisi penambahan bahan campuran serbuk gypsum dan abu sekam padi kedalam tanah asli sebesar 4% penambahan serbuk gypsum dan 5% abu sekam padi dengan lama waktu curing selama 14 hari yaitu sebesar 21,87%. 

Downloads

Published

2016-04-19

Issue

Section

Articles