Pengaruh Proporsi Angkutan Umum Terhadap Kinerja Ruas Jalan Di Kota Malang

Sabrina Handayani H, Harnen Sulistio, Achmad Wicaksono

Abstract


Kota Malang merupakan salah satu  kota tujuan wisata di Provinsi Jawa Timur yang perlu didukung dengan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Saat ini kemacetan lalu lintas merupakan persoalan hampir disetiap kota besar di Indonesia, dan hal ini juga terjadi di beberapa ruas jalan di Kota Malang. Peningkatan kendaraan pribadi baik sepeda motor maupun mobil pribadi merupakan salah satu penyebab hal tersebut. Akan tetapi ada faktor lain seperti perilaku angkutan umum di Kota Malang juga memberikan kontribusi terhadap kelancaran lalu lintas. Lalu lintas suatu ruas jalan biasanya dipengaruhi oleh kinerja ruas jalan tersebut. Dalam hal ini V/C ratio yang dapat menunjukkan baik dan buruknya tingkat pelayanan jalan. Oleh karena itu perlu melakukan penelitian guna mengetahui pengaruh proporsi angkutan umum terhadap kinerja ruas jalan di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan analisis kapasitas jalan dan analisis korelasi dan regresi linier. Penelitian ini dilaksanakan di sepuluh ruas jalan di Kota Malang dengan 2 tipe jalan yaitu 2/2 UD sebanyak 6 ruas jalan dan 4/2 UD sebanyak 4 ruas jalan. Dari hasil analisa diperoleh 2 variabel yang digunakan dalam analisis regresi linier yaitu proporsi angkot sebagai variabel penjelas (X) dan V/C ratio sebagai variabel respon (Y) .Nilai korelasinya sebagai berikut: Jalan Mergan 0,946; Jalan Jupri 0,942; Jalan IR Rais 0,873; Jalan Bandulan 0,967; Jalan Sumbersari 0,868; Jalan MT Haryono 0,893; Jalan Ade Irma Suryani 0,919; Jalan Besar Ijen 0,741; Jalan Jenderal Gatot Subroto 0,825; Jalan Semeru 0,975. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa proporsi angkot (X) berpengaruh terhadap kinerja lalu lintas dalam hal ini V/C ratio (Y).

 


Keywords


Angkutan Umum; Model Statistik; Proporsi Angkot; V/C ratio

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.