Pengaruh Penggunaan Bottom Ash Sebagai Pengganti Semen Pada campuran Batako Terhadap Kuat Tekan Batako

Ristinah Ristinah, Achfas Zacoeb, Agoes Soehardjono M. D., Desy Setyowulan

Abstract


Batu bara yang digunakan sebagai sumber energi akan menghasilkan residu berupa fly ash dan bottom ash. Di Indonesia banyak dijumpai bottom ash dimana volumenya akan terus bertambah tiap tahun. Keberadaan bottom ash ini dianggap sebagai limbah yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu masyarakat sekitar. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan pengkajian untuk memanfaatkan material bottom ash. Salah satu cara memanfaatkan bottom ash adalah dengan menggunakan material tersebut sebagai bahan pengganti semen pada campuran batako. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian tentang pengaruh bottom ash sebagai pengganti semen terhadap kuat tekan batako. Batako merupakan salah satu alternatif bahan dinding yang murah dan relatif kuat yang terbuat dari campuran pasir, semen dan air. Pengujian dilakukan dengan membuat benda uji batako dengan campuran pasir, semen dan bottom ash dengan variasi prosentase semen dan bottom ash. Kemudian dilakukan uji tekan untuk mengetahui kekuatan tekan batako serta pengaruh dari pemakaian bottom ash. Hasil pengujian dianalisis secara teoritis, sehingga dapat diketahui hubungan antara kuat tekan dengan prosentase semen terhadap bottom ash. Dari hasil pengujian kuat tekan, besar prosentase bottom ash yang dapat dimanfaatkan berkisar antara 5%-55% dari total berat semen. Prosentasetersebut menghasilkan batako yang termasuk ke dalam mutu II, III dan IV sesuai syarat SNI 03-0349. Berdasarkan uji penyerapan air, seluruh varisi masuk ke dalam mutu 1.

 


Keywords


bottom ash; batako; uji kuat tekan; uji penyerapan air

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.