Karakteristik Pengemudi dan Model Peluang Terjadinya Kecelakaan Bus Antar Kota Antar Propinsi

Lukito Adi Nugroho, Harnen Sulistio, Amelia Kusuma Indriastuti

Abstract


Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang umum terjadi dalam penyelenggaraan sistem transportasi di banyak negara. Pada negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia, kecelakaan lalu lintas ini cenderung mengalami peningkatan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengemudi bus AKAP ditinjau dari karakteristik sosio ekonomi dan pergerakan, besarnya tingkat pengetahuan/pemahaman pengemudi terhadap aspek keselamatan yang ada pada peraturan lalu lintas, mengetahui implementasi/perilaku pengemudi terhadap peraturan lalu lintas pada lokasi rawan kecelakaan, membuat model peluang terjadinya kecelakaan terhadap pengemudi bus Antar Kota Antar Propinsi, dan membuat rekomendasi program aksi peningkatan keselamatan angkutan penumpang umum bus AKAP. Pada hasil analisa deskriptif dapat diketahui bahwa seluruh pengemudi bus AKAP adalah seorang laki-laki/pria dengan mayoritas usia 41-50 tahun. Mayoritas pengemudi bus AKAP memiliki tingkat pendidikan akhir setara SMU/MA, dengan penghasilan rata-rata Rp. 1.000.000,00 – Rp. 2.000.000,00. Hasil analisa juga memperlihatkan bahwa hampir seluruh responden kurang memahami aspek keselamatan yang ada pada kendaraan maupun aspek keselamatan yang ada pada peraturan lalu lintas yang ada. Model peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas yang telah dibentuk dipengaruhi oleh tingkat pendidikan pengemudi bus AKAP dan pengetahuan pengemudi bus AKAP terhadap aspek keselamatan yang ada pada kendaraan.

 


Keywords


karakteristik pengemudi bus AKAP; keselamatan bus AKAP; model peluang kecelakaan bus AKAP; regresi logistik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.