Pengaruh Lama Waktu Pengecoran pada Balok Lapis Komposit Beton Bertulang Terhadap Aksi Komposit, Kapasitas Lentur dan Defleksi

Wisnumurti Wisnumurti, M. Taufik Hidayat, Wahyu Ardhi Bramanto

Abstract


Balok lapis beton komposit bertulang biasa digunakan dalam proyek jembatan. Pada struktur jembatan dibuat dengan jumlah 2 (dua) lapis. Balok lapis pertama adalah gelagar induk yang terbuat dari beton bertulang pracetak. Lapis kedua adalah pelat beton bertulang yang dicor di atas balok lapis pertama. Karena balok lapis pertama dikerjakan jauh hari sebelum pengerjaan lapis kedua maka akan ada perbedaan kuat tekan beton pada balok lapis tersebut.

Karena adanya perbedaan waktu pengecoran, maka tiap lapis pada balok ini harus mampu berprilaku sebagai balok komposit sehingga lapis kedua bisa dengan sempurna membantu kekuatan lentur dan lendutan balok secara keseluruhan. Selain baja tulangan yang sering dipakai sebagai shear connector, lekatan beton antar kedua lapis juga diduga dapat menahan geser. Untuk itu dilakukan penelitian tentang balok lapis komposit beton berdasarkan kuat lentur dan lendutan.

Hasil penelitian secara umum dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi peningkatan kuat lentur balok berdasarkan pertambahan umur beton. Dan tidak adanya retakan yang segaris dengan pertemuan antar lapis. Hal ini menunjukkan bahwa aksi komposit sepenuhnya terjadi pada balok lapis komposit beton-beton.

 


Keywords


balok beton bertulang; komposit

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.